Latest Entries »


Jangan Menyikat Gigi dengan Tangan Kanan, Tidak Baik Bagi Otak Kiri Anda


Otak kita dibagi menjadi dua bagian (hemisfer), yaitu otak kanan dan otak kiri dengan fungsi yang berbeda.Otak kanan
Otak kanan berfungsi dalam perkembangan eq (emotional quotient), seperti hal persamaan, khayalan (imajinasi), kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna, berpikir lateral (paralel), berpikir intuitif dan feeling, tidak terstruktur, dan cenderung tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail.

Daya ingat otak kanan bersifat jangka panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.

Otak kiri
Otak kiri berfungsi sebagai pengendali IQ (intelligence quotient) seperti hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan, analitis, matematis, sistematis, linear, rapi, tahap demi tahap, dan logika.

Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada otak kiri maka akan terjadi gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika.

Secara sederhana, otak kanan merupakan gudangnya kreativitas dan spontanitas. Sedangkan otak kiri adalah otak yang suka menganalisis dan banyak pertimbangan.

Iklan

Sifat Melankolis, Mari Mengenal Lebih Jauh Karakter Orang Melankolis

Dari katanya saja, Melankolis bisa disimpulkan bahwa arti atau maksudnya adalah sedih. Itu sih memang menurut penafsiran orang kebanyakan. Tapi mungkin kita lebih familiar dengan kata melow dan galau. Memang, orang yang memiliki karakter Melankolis dikenal sebagai karakter yang selalu melow dan galau. Benarkah begitu??? Ah tidak juga.

Melankolis berasal dari kata melanchole (bahasa Yunani) yang berarti empedu hitam. Dalam dunia psikologi, memang ada empat watak atau karakter manusia, yaitu Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Plegmatis.

Kebanyakan orang menyimpulkan orang Melankolis itu “Cemen” karena sifat mereka yang sering melow. Padahal orang Melankolis itu orang yang luar biasa. Si sempurna, itulah julukan untuk orang-orang yang memilik karakter ini. Julukan ini diberikan untuk mereka karena para Melankolis selalu menginginkan segala hal berjalan dengan baik. Selain itu, para Melankolis juga seorang pengamat dan pendengar yang baik. Walaupun mereka cenderung pendiam, tapi bukan berarti mereka acuh akan sekitarnya. Mereka dapat menganalisa hal-hal disekelilingnya.


Bentuk Sangkakala Terompet Malaikat Isrofil Saat Kiamat

“Sebelum kiamat datang, apa yang sekarang dilakukan oleh malaikat Isrofil?”. Salah satu malaikat Allah swt yang tugasnya meniup sangkakala atau terompet sebagai tanda datangnya kiamat.

Jawabnya, “Sedang membersihkan terompetnya.” Yach, begitulah kira-kira. Sembari menunggu perintah dari Allah swt untuk meniup sangkakala tersebut saat waktu kiamat telah ditentukan Allah. Mungkin yang ada di benak kita malaikat Isrofil itu seperti sesosok seniman yang asyik mengelap terompet kecilnya sebelum tampil di atas panggung.
Sebenarnya seperti apa sih terompetnya atau yang biasa juga dikenal dengan Sangkakala malaikat Isrofil itu? Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja. Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebutalam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet. Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca: alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable)(lihat gambar bentuk alam semesta di bawah).
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :
“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk. Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja. Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :
“Dan pada hari ketika terompet ditiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana pula besarnya si peniupnya dan konon lagi besarnya sang penciptanya? Allahu Akbar!

Beku


Beku .
seperti melangkah namun tetap diam.
bicara pun tak terdengar.
menggapai terengah lalu pergi.
terwujud namun trus terabaikan.
nafas pun tetap sesak.
menyalahkan Nasib tak mungkin.
…..semua hanya tersisa dalam harap dan mimpi……
>>>keep spirittt N move oN!!!  

BY.penulis warnapelangi

Forxanthin


Radikal bebas dan Antioksidan

Radikal bebas adalah molekul yang kekurangan atau kelebihan elektron sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Radikal Bebas akan mengambil elektron dari sel tubuh sehingga merusak membran sel, DNA sel tubuh akan berubah, mempercepat penuaan dini dan akan menyebabkan penyakit yang bersifat KRONIS.Radikal bebas didapati dari :

  1. Sisa metabolisme tubuh
  2. Asap Rokok
  3. Sinar UV
  4. Zat Polutan
  5. Zat kimia Makanan, dll

Tubuh manusia menghasilkan antioksidan untuk menetralkan pengaruh Radikal Bebas. Namun terkadang pengaruh dan jumlah Radikal Bebas lebih tinggi dibandingkan dengan zat antioksidannya. Keadaan ini yang disebut dengan STRESS OKSIDATIF.

Antioksidan adalah substansi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menetralisir stress oksidatif dan mencegah kerusakan sel yang ditimbulkan akibat radikal bebas.

Yang termasuk dalam golongan antioksidan :

  1. Pro Vitamin A (ß Karoten)
  2. Vitamin C
  3. Vitamin Q (Coenzim Q10)
  4. Polifenol
  5. α Lipoic Acid
  6. Astaxanthin

Astaxanthin 

ASTAXANTHIN adalah antioksidan kuat dengan aktivitas tertinggi dalam melawan radikal peroksida dibandingkan dengan antioksidan lain (Torolox,α-tocopherol, lutein ß carotene dan lycopene).  Astaxanthin merupakan karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan kuat yang luar biasa.

Sumber Astaxanthin:

Sumber Astaxanthin

Forxanthin menggunakan sumber bahan baku dari Haemotococcus Pluvialis karena mengandung konsenterasi Astaxanthin terbanyak dibanding dengan sumber astaxanthin alami lainnya.

Karakteristik molekul ASTAXANTHIN adalah :

  • Antioksidan kuat tanpa menimbulkan ProOxidan
  • Dapat melintasi Blood Brain Barier (Sawar darah Otak)
  • Lipofilik (Larut dalam Lemak)

Astaxantin memiliki manfaat – manfaat sebagai berikut:

  • Sebagai antioksidan kuat dan menjaga kesehatan kulit Dari drafik di bawah dapat dilihat bahwa dengan suplementasi dengan astaxantin selama 6 bulan, dapat meningkatkan kelembapan, elastisitas, dan juga mengurangi kerutan pada kulit.
  •  Menjaga kesehatan mata dan fungsinya untuk pengelihatan Dalam grafik di bawah, ditunjukkan suplementasi dengan astaxantin dapat mengoptimalkan fungsi akomodasi mata dan aliran darah ke retina.
  • Menjaga ketahanan otot dan pemulihan akibat beban kerja pada otot
  • Menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan
Keamanan Astaxanthin :
Astaxanthin baik sebagai ekstrak Haematococcus pluvialis yang sudah dimurnikan maupun sebagai biomassa alga telah dievaluasi pada berbagai penelitian untuk menentukan potensi efek yang merugikan dan genotoksisitas. Astaxanthin secara praktis tidak toksik pada penelitian menggunakan hewan, dengan dosis sampai dengan 18g.
Ekstrak Astaxanthin dosis sampai 2g/kg pada tikus tidak ditemukan adanya tanda-tanda toksisitas. Pada penelitian menggunakan tikus selama 90 hari, tidak ditemukan adanya efek merugikan pada dosis 37,5mg/kg/hari dan 925,9mg/kg/hari. Tidak ditemukan efek toksik pada induk, teratogenik dan embriotoksik pada uji AMES sampai dosis 5000μg/ml. Tidak ditemukan mutagenitas sampai dosis 2000mg/kg. Tidak ditemukan pada toksiksitas pada induk maupun embrio sampai dengan 400mg/kg. Tidak ditemukan efek merugikan pada penelitian reproduksi 1 generasi dengan dosis sampai 400mg/kg pada tikus.
Pada penelitian biomassa manusia, tidak ditemukan efek yang merugikan dengan pemberian 4mg/kg – 40mg/kg Astaxanthin murni / hari. Data ini menunjukkan bahwa tidak perlu dikawatirkan akan tingkat keamanannya bedasarkan analisis haematologi secara keseluruhan dan kuesioner dari subjek.
Pada penelitian akut selama 4 minggu dengan dosis asupan Astaxanthin 30mg/hari tidak ditemukan efek negatif yang merugikan. Pada penelitian subkronis menggunakan dosis 6mg/hari selama 12 minggu tidak ditemukan efek yang merugikan. Berbagai uji klinis Astaxanthin dosis 4-12mg/hari selama 4 minggu dengan menggunakan pemeriksaan darah dan biokimia darah, tidak ditemukan adanya toksisitas.
Forxanthin
 
FORXANTHIN adalah food suplement  yang mengandung anti oksidan kuat yaitu astaxanthin 4mg dan diformulasikan bersama Safflower oil sehingga membentuk Formulasi Astaxanthin Lipid Based. Astaxanthin yang diformulasikan dengan lemak (lipid based) mempunyai bioavaibilitas yang lebih tinggi diabandingkan dengan sediaan astaxanthin dengan formulasi bubuk (powder).
Safflower oil yang terkandung dalam Forxanthin dapat mencegah atrofi kulit, mengurangi kekeringan kulit dan juga dapat mengurangi garis-garis keriput, mampu mengurangi massa lemak dalam otot, mempercepat proses perampingan, menurunkan kadar glucosa darah dan meningkatkan adiponectin (antiinflamasi). Dan sangat significant mampu menurunkan HbA1C , dan meningkatkan HDL cholesterol pada wanita menopose penderita Diabetes Melitus ( 4 minggu).

Komposisi:

Safflower Oil                                                          220.00   mg

Asthaxantin Oil (Asthaxantin 5%)                               80.00     mg

Gelatin                                                                  114.30   mg

Glycerin                                                                 45.70     mg

Dosis yang dianjurkan :
4mg per  hari (1 kapsul)

Efek Samping :

Studi praklinis menunjukkan astaxanthin aman digunakan. Tidak ada efek samping yang berarti

Diproduksi Oleh:

Nikanihon Capsule Co. Ltd.                                                                                                                                                                      Gifu –  Japan

Diimpor Oleh:

PT. Fortune Star Indonesia                                                                                                                                                Jakarta 12310, Indonesia                                                                                                                                           Untuk PT. Fortune Star Global

POM: SI. 104 301 971

sumber  – pnc medical center