Dengan tinta air mata ku tulis sebuah ketulusan
walau nyatanya ku menuai luka…dan luka
seisibumi hanya diam diam melihatnya…
engkau apakan ini ku bertanya dlm hti
namun tak pernah ada jawaban engkau diam dan diam
begitu banyak yg ingin ku utarakan namun akan terasa percuma
engkau memandang ini hanya sesaat
engkau tikam…sengaja engkau tikam…
dengan kelembutan wajah yg ku lihat ternyta engkau kejam…
wahai air mata maafkan dia dia yg ku sayangi
yg tak bisa mengerti tentang keadaan ini…
engkau hanyalah air mata yg hrs ku mengerti…
disini yg hanya disini…
ku selalu mamandang indah air mata ini…

by.Davi Dep
for someone_10:09 wednesday-15-february-2012